Ini sebenarnya cerita lama yang sudah lama bersemayam di kepala yang selalu ingin aku tuangkan dalam bentuk cerita. Ini kisah nyata yang bahkan sudah terekam ketika aku masih kuliah dulu, ketika pagi itu aku melihat tukang lumpia langgananku berhenti tepat pada arah lurus pandang mataku di depan sebuah Sekolah Dasar. Tukang lumpia itu baru saja mengerem sepeda kumbang tuanya, lalu dengan senyum merekah menurunkan anak gadis kecil berpakaian putih merah ... pasti itu putri kecil kesayangannya.
Aku orang yang cukup mudah haru ... sekilas menerawang dalam alam pikirku sendiri ... teman anak gadis kecil itu bertanya - apa pekerjaan ayahmu ? Dengan riang dan lantang dia menjawab : ayahku seorang pedagang lumpia yang hebat dan kuat. Menjelang sore dia selalu berjalan menjajakan lumpia hasil gorengan ibuku. Semua dia lakukan untuk ibu, aku, dan adik kecilku ...
Aku terhenyak dari alam pikirku kembali tersadar melihat dua orang ayah dan anak sedang melambaikan tangan perpisahan. Si anak gadis berjalan memasuki gerbang sekolah ... si tukang lumpia telah mengayuh sepeda tuanya kembali.
Gadis kecil ....
Mudah-mudahan dalam melewati masamu kau selalu lantang berkata .... Aku Bangga Akan ayahku !!
Subscribe to:
Posts (Atom)
